Updates from Mei, 2009 Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • gadisayu18 10:07 am pada May 20, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , dapur, , , masak,   

    don’t let your man step in to your kitchen 

    Tulisan ini bukan suatu pembenaran atau pembedaan gender, tulisan ini hanya berdasarkan hal yang saya alami hal yang jenaka untuk dibagi..

    Masak-memasak, banyak lelaki yang begitu mahir tapi tidak dengan lelaki yang satu ini, keahliannya hanya memasak mie goreng, dan telur dadar (telur dadar yang lain dari biasanya, telur dadar cinta haahaha). Lelaki ini ga pernah betah di dapur, awal-awal saya kenal dia saya berusaha secara persuasive untuk membuat dia suka alias betah di dapur dan tak hanya itu saya juga ingin dia bisa memasak satu jenis masakan saja, satuuu saja.

    Ternyata mengajar memasak ga sekedar seperti mengajar bernyanyi (memasak terbukti lebih sulit, meskipun keduanya memang harus pake hati. Tapi sudah sangat jelas dia lebih suka karaoke dari pada memasak walaupun hanya goreng tempe). Setidaknya usaha saya sedikit berhasil tadinya dia selalu memasak dengan api yang sangat besar, dan selalu bingung mengapa nugget, sosis dan kornet menu sahurnya selalu terasa matang diluar dan hambar didalamnya. (dia memasak hanya pada saat bulan puasa). Kini ia sudah bisa mennetukan kapan harus mengecilkan dan membesarkan api.

    Ketika kami berdua di dapur (dia selalu dengan senang hati ingin ikut membantu, tapi nyatanya saya lebih baik disuruh masak sambil jalan jongkok bolak-balik hahahaha) laki-laki ini begitu ingin mengocok telur dadar, membubuhi garam, dan menuangkannya ke dalam wajan. Tapi hasilnya tangannya yang kelu tak kuasa membalik telur dadar, disertai kebingungan yang berkepanjangan “kenapa semuanya ngumpul ditengah?” (itu karena dia tidak mengoyan wajannya secara merata jadi telur itu tidak memenuhi wajan melainkan ngumpul ditengah). “sini-sini aku bantu” ujar saya sambil gemas takut dadarnya gosong (itu 2 telur terakhir untuk minggu ini), “engga-engga aku bisa koo” padahal tampangnya masih bimbang dan dahinya mulai berkeringat. Akhirnya dengan pergulatan hebat (berlebihan mode: ON) saya berhasil mengambil alih dadar dan wajan, dadar pun TERSELAMATKAN!

    Menu kedua adalah dada ayam bumbu tepung. Dia ribut-ribut sambil mengacungkan jari agar saya memperbolehkannya melumuri dada ayam itu dengan kocokan telur dan tentu saja tepungnya, yang terjadi malah hidungnya yang sensitive bersin-bersin (tapi saya salut, lelaki ini tetap tegar dan menyelesaikan tugas tepung-menepungnya hingga rampung) tapi tunggu dulu, laki-laki ini mulai ngotot lagi bahwa ayamnya sudah matang dan siap diangkut.  Alhasil tepung dan ayam yang dikira sudah matang itu tidak kriuk-kriuk, tepungnya tidak mau kompromi dengan ayam, si tepung lepas-lepas dari si ayam (api kompor kurang besar)

    Beberapa kali saya memasak dan kemudian makan bersama, akhirnya laki-laki ini mundur perlahan dari dapur saya. Dia mulai merasa bukan disitu tempatnya, dan saya pun mulai sadar bahwa tidak perlu memaksakan laki-laki untuk suka dan betah di dapur. Karena memang ada laki-laki yang sama sekali tidak bisa memegang spatula dengan benar, menuangkan cukup minyak, membalikkan telor dadar, memotong bawang-bawang, dll.

    Sekarang saya begitu senang dan sangat senang dengan hanya melihat laki-laki saya ini makan dengan lahapnya dan menikmati betul masakan-masakan saya tanpa harus melibatkan dirinya di dapur, meskipun terkadang dia masih sering berdiri di sebelah saya hanya untuk memandangi dan memperhatikan apa yang saya lakukan dan kemudian berucap “semangat ya! makasih udah mau masakin aku” dan ucapan penutup setelah makan adalah “hmm kenyang, enak bebe” (sambil bersandar, menebar senyum dan lesung pipitnya)begini cara makannya

     
    • Eka Situmorang-Sir 12:12 am pada Mei 21, 2009 Permalink | Balas

      Allow.. Allow kemana aja nich, lama gak muncul.
      Btw soal dapur, memaaaang para pria itu cuma ngerecokin aza !
      ngotot mo belajar (dikiranya ini seperti ngurusin mobilnya) pdhl beda jauuuuh. Hahaha. when i cook, definitely i,ll do it solo. Kalo ada yg mo bantu, gue cuma bilang, “hei,hei, mau menginvasi kedaulatan negara ya”
      Heran tapi koq ada ya cowok2 yg bisa masak itu, rahasianya apa? Heeem. :D
      Anw welcome back, sering2 posting :)

      • gadisayu18 8:02 am pada Mei 22, 2009 Permalink | Balas

        hahaha bener sekali mbak, mereka kadang punya inisiatif (itu bagus) tapi sebaiknya simpan saja inisiatifnya ke bidang lain..hehehee thx mbak eka

    • mas stein 6:53 am pada Mei 22, 2009 Permalink | Balas

      istri saya lumayan bisa masak setelah merit, tapi berhubung sekarang suka mual kalo bau masakan jadi saya terbiasa bangun pagi langsung ke dapur, masak sendiri buat sarapan :smile:

  • gadisayu18 12:37 pm pada April 17, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , sidang,   

    17 April 2009 hari ini sidang terlewati 

    satu hari besar sudah saya lewati, walaupun jalanannya penuh lubang kerikil dan sempat datang air bah dari kedua bola mata ini. Namun toh memang hari ini masih bisa saya syukuri.

    Terimakasih TUHAN,terimakasih Ibu dan bapak, terimakasih zulfinnur ridha, terimakasih sahabat-sahabat,terimakasih teman2.

    This is not my last day to try, this is my new beginning to crawl and to face the cruel real life ahead on my very eyes..

     
  • gadisayu18 7:03 am pada April 2, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , obrolan,   

    obrolan angkot 

    hujan deras lagi seperti biasa. saya buru-buru mengambil langkah seribu dan memanggil abang tukang angkot yang hampir melaju. saya duduk di sayap kanan angkot (sayap kanan?), disebelah saya seorang wanita yang selalu menghadap ke depan ke arah supir. Sebelah wanita itu, duduk seorang pria yang menghadap ke pintu angkot (mereka berdua asik mengobrol) ini obrolannya

    wanita (w) : “eh si pak X mau nikah ya? saya liat di facebook masa statusnya gini” sebentar lagi berakhir menjadi jomblo, tunggu saja tanggal mainnya”

    pria (p) : “ah masa? da saya ga pernah liat tuh!”

    w : “ih gimana sih? kamu udah jadi friend nya belom? kan keluar tuh di news feed biasanya. Kalo si ini si itu ganti status biasanya keliatan di news feed, saya ngeliat di wall to wallnya si bapak ama temen2nya, si temen-temennya bapak pada nanya kapan nikahnya tanggal berapa,bla bla bla bla” (menjelaskan panjang lebar)

    saya (s) : (dalam hati) ih gawat bener nih mba-mba, calon-calon intel! berita orang mau kawin aja ampe ditelusurin segitunya. akhirnya saya menyimpulkan, pasti dosen Pak X ini ganteng sampai-sampai si mba-mba ini begitu penasaran

    p : “ooooohhh” (tampang bingung tapi sambil manggut-manggut) saya ngga punya facebook..” (sambil meringis miris)

    w : “angger,  kamu mah ga gaul, saya udah jelasin meuni panjang pisan” (lagi-lagi kamu ga gaul, saya udah jelasin panjang banget)

    p : ari kamu’, ga nanya saya punya pesbuk atau engga. “Eh kemarin teh dragon ball ga rame pisan filmnya teh masa film bioskop cuma satu jam anyiiing..”

    w : “ih untung saya ga nonton..”

    p : “tapi gapapah kan saya nontonya di braga, rame siah ada pestipal kesenian, ada cewe nge-rap anyiiinng..”

    saya (s) : bingung! cewe ini nge-rap anjing? judul lagunya anjing? atau saking kerennya dia sampai ngomong anjing?

    dari logat bahasanya, anda pasti sudah bisa nebak ini angkot di daerah mana bukan?

    obrolan angkot ini membuat saya berfikir dan mengambil kesimpulan, tentang keberadaan facebook. Facebook bikin orang jadi lebih ingin tahu dan terus ingin tahu urusan orang lain. Sebabnya, orang lain pun selalu membeberkan rencana sampai curahan hati di jejaring sosial tersebut. (info tambahan, melalui facebook polisi dapat melacak pembunuhan seorang wanita di pacific place dua minggu lalu ckckck..) facebook mempunyai dua sumbu, positif dan negatif. Positifnya jejaring sosial ini lebih luas jangkauannya dariapada jejaring sosial sebelumnya. Tua-muda ada semua di facebook. Negatifnya, orang-orang jadi makin doyan gossip, dan nosy (ingin tahu urusan orang lain), pekerjaan sering terbengkalai karena mantengin facebook saban hari..hahahahaha

    ps : khusus buat z yang keranjingan maen game facebook, sampe laptopnya 24 hours hidup cuma buat mantengin udah berapa tikus yang ketangkep (mousehunt)

     
    • ekaria27 9:00 am pada April 2, 2009 Permalink | Balas

      Ha ha ha SIndiran mantabs !

      Tergantung orangnya sich bisa menahan diri ato enggak…
      kayaknya banyakan yang enggak ;)

      FB oh FB

      • gadisayu18 1:39 pm pada April 3, 2009 Permalink | Balas

        hahaha iyaaa..tapi ya ituuu kebanyakan pada terbuai sihir FB. seperti saya di awal2 punya FB seperti anak autis..makasih komennya mbak..

    • kiraitomy 1:17 am pada April 3, 2009 Permalink | Balas

      emang ada tukang angkot yang main Facebook ya?
      gaul banget tuh

      • gadisayu18 1:40 pm pada April 3, 2009 Permalink | Balas

        yang main fb bukan tukang angkotnya mas, ayo coba dibaca ulangg..hehe thx udah komenn

    • len7 4:30 am pada April 3, 2009 Permalink | Balas

      salam kenal,

      facebook ini memang ‘meresahkan’

      haha…

      tulisan2nya bagus nih,
      kunjungi aku juga ya di http://www.november7rain.wordpress.com

      • gadisayu18 1:41 pm pada April 3, 2009 Permalink | Balas

        terimakasih..yah bagaimanapun juga facebook banyak membantu dalam ajang temu kangen dengan orang yang lama sudah tidak ketemu..thx ya komennya

    • tara baskara 5:58 pm pada April 3, 2009 Permalink | Balas

      anjis siah dis
      ahuahuahhaa, liat deh ada puisinya

      Ibu & Facebook

      • gadisayu18 11:35 am pada April 4, 2009 Permalink | Balas

        hahahahaha..tara kirim link lo doong..btw gwe udah liat kali videonyaaa..ibunya di suruh bawa notebook ke surga..hahaha

        • tara baskara 3:06 pm pada April 6, 2009 Permalink

          link apa dis?
          link blog?gapunya blog, hahaha, males nulis

    • pieps 3:54 pm pada April 5, 2009 Permalink | Balas

      FB ini lah.. amit amitttt… suka bgt aku .. :D
      salam kenal.

    • mas stein 8:27 am pada April 6, 2009 Permalink | Balas

      kayaknya emang bakat tuh, ndak ada pesbuk pun saya yakin dia bakal ngorek-ngorek dari sampah tetangga sebelah buat nyari gosip :mrgreen:

      tapi saya mengakui mbak, pesbuk memang nyandu..

    • mas adien 2:49 am pada April 7, 2009 Permalink | Balas

      saya akui kalo lg mabok fesbuk……..
      slm kenal…

    • Bebe 2:31 pm pada April 23, 2009 Permalink | Balas

      ets.. mousehunt game no.1 di FB loh (ngarang..)

    • kinit 4:26 am pada Mei 6, 2009 Permalink | Balas

      hehe..qta smw suka bgt kl jd org yg paling duluan tw ttg sesuatu bukan? dan sneng bgt kl org lain pada tw apa yg sdg qta rasakan..
      hahaha..beruntung ada fb yg menjembatani keinginan-keinginan itu..

c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.