yeah is always been you mommy
pagi-pagi nyawa belum terkumpul sama sekali, dering hp membangunkan si sleeping beauty =P.
ternyata ibuku. seperti biasa beliau tak elaknya weker yang setia membangunkan aku (ritual bunyinya sekitar jam 8 sampai 9 pagi, tapi beliau selalu saja menuntutku untuk berusaha bangun lebih pagi lagi. “anak wedhok ga ilok ndo’ tangi awan” red : anak perempuan gak pantes, bangun siang)
“assalamualaikum ndok, ibu tadi jatuh dari kursi pas mau ngukur jendela kamar mu yang mau dipasang gorden” suara ibu langsung membuat nyawa ku bergegas kumpul. (ibu sering sekali cedera kaki, karena silindris yang akut, ibu sering terjatuh dan menabrak benda-benda di hadapannya) “tadi malam sudah dibawa ke dokter, tapi sampe sekarang malah bengkak kakinya” tambahnya. “yaampun bu, ko bisa sih? lagian kenapa ga tukangnya aja yang ngukur” tanya ku. “alah engga, wong mau langsung tak belikan kain di rawamngun situ lho” seperti biasa ibuku membela diri. “yaudah ibu istirahata aja di kamar, gausah kemana mana dan ngapa-ngapain!” perintah ku. “lhoo ndok ibu harus ngantar produk, ke tempat costumer” lagi-lagi ibuku berusaha meyakinkanku. “udah deeeh suruh aja hermin (asisten ibuku) naik taksi antarin nya!” (aku sudah berkali-kali bilang bahwa ibuku sudah waktunya memperkerjakan supir, untuk antar-antar barang. Tapi memang ibuku selalu ingin semua beres di tangannya sendiri, kayaknya sifat itu menurun kepadaku sekarang =P).
Akhirnya ibuku nyerah juga, “yaudah ibu tak bobo-an di kamar, biar hermin aja yang pergi. jangan kepikiran ya ndok besok kan ujian to?” memang selalu begitu, se-mengkhawatikan apapun keadaanya beliau tak pernah ingin aku khawatir. ” iya bu, tinggal satu besok ujiannya doain ya, ibu telpon-telpon ya” ujar ku. “iya nanti ibu telpon lagi ndok, ohiya kamarmu sudah di cat warnanya bagus ndok, wangi lho catnya”
that’s my mom, the one who always been in the first place to make me happy and serene.
love you ibu onny with all my heart..i’m gonna be home soon mom,and keep you save from every injure

mom and me with mohawk hair (moooommmm pleaseee!!! what have you done with my hair?)
.

mas stein 6:55 am pada Mei 22, 2009 Permalink |
kadang orang tua suka ndak nyadar umur, penegennya tetep beraktifitas seperti masa jayanya dulu. dari segi semangat sih bagus tapi ada baiknya diingatkan bahwa beliau sudah sukses, jadi ndak ada salahnya menikmati kesuksesan
gadisayu18 8:01 am pada Mei 22, 2009 Permalink |
ibu saya itu terlampau mandiri, dari kecil sudah bisa apa2 sendiri sampai pekerjaannya sekarang saja semua hasil tangan sendiri (ibu saya usaha handycraft). tapi ya memang tugas anak salah satunya itu, mengingatkan orang tua yang kadang lupa umur. thx mas
Eka Situmorang-Sir 10:32 am pada Mei 29, 2009 Permalink |
Ur mom is pretty !
semoga sehat selalu ya
gadisayu18 3:50 am pada Mei 30, 2009 Permalink |
yes she is, =) thx mba..
Mas Adien 1:21 pm pada Juli 7, 2009 Permalink |
saat mendampingi istri yang sedang berjuang melawan maut sewaktu melahirkan anakku…pikiranku langsung inget ke ibu…bgn dulu perjuangannya melahirkan aku
kinitapui 4:53 pm pada April 1, 2010 Permalink |
iya, cantik bgtbgt nyokap ya dis..
gadisayu18 5:06 pm pada April 1, 2010 Permalink |
Am a proud daughter
thx anyway dear..and I believe the real beauty is right on our mom’s truly eyes..