Recent Updates RSS Hide threads | Tombol Pintas

  • intro buat si hippo (^^) 

    gadisayu18 4:06 pm on September 18, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , bestfriend, , , funny, happy/sad, , , kudanil betina, , memories, silly, tania

    kudanil paling cantik sedunia =)

    her name is Tania Anissa Sadikin one of the bestest friend..and i do missed her so much, right about now. its been 3rd months since i graduated, it’s the last time i’ve met her..hey there HIPPO, can’t wait to tell them how funny and hilarious you are.. just wait there guys, i’ll write down and share our silly, sad, happy stories.. =)

     
  • introducing GGO’S new member 

    gadisayu18 3:56 pm on September 18, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , babies, , GGO, ,

    baby K, GGO's 1st niece

    this is KALISTA AISYA PUTRI, GGO’s (geng gwe di SMA =)) First niece..she’s cute and as no doubt she’s adorable, she likes to crimp her forhead dan entah karena tertular sama anggota geng ibunya dia suka ikutan ngoceh while we were gossiping =P

    ohya her officially name is MOCHI, soalnya dia bulet, gembil, dan super putih. smooches baby K.

     
  • gadisayu18 2:19 pm on September 18, 2009 Permalink | Balas

    can’t wait for the big news, and can;t wait to release it also..wohoooo i really wish for it to happen GOD.

     
  • I’m on a fast train, I hold on to it’s handle so I won’t fall 

    gadisayu18 2:05 pm on September 18, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , , , jakarta, , works,

    heyho rabbits, how are yaaaa?!
    gilaaaakkk it’s been a bizzilion years gwe engga ketak-ketik, otak-atik my dearest moment’s thought.

    guys, sekarang gwe sudah benar2 berada di REAL WORLD alias dunia kerja, GOSH IT’S SO DAMN BORING AND HARD TO BE THE REAL HUMAN (hey what i’m before?).

    my friend once said,

    friends at your office is just like wild grasses their live side by side, blown to one another but won’t stick to others.

    on sept 15 i’ve lost my mobile, at my cubicle and I convinced that I was there, I sit right there, in front of my desk, and puff it’s gone!! and I assume that the office system is race and ruin, how come the security didn’t frisk those peoples with ther alibi.

    ok enough complaining and i just can’t keep my temper when this topic come out to mind.

    TOMORROW :
    * beli BB baru =) hmmm masih berat hati sih menggantikan ms.Javy =( but she will understand (dear Javy, I hope someone take good care of you there. I’d really misses our time together, you’re always in my heart and my bebe’s heart ps: he’s misses you too,and he feels sorry for always mad at you)

    * dried my hair (actually i wanna make my hair back to its color, its kinda hick sometimes), and maybe cut it a bit =P

    * cari baju sholat dan baju silaturahmi..aku mau tahun ini benar2 baju muslim..i will post some of my ramadan pics =)

    *sisanyaaaa…?! bermalas-malas ria wooohhhhooooo…

    aaaaaannnd GUYS, MINAL AIDIN WAL FA IDZIN MOHON MAAF LAHIR BATHIN, SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1430 H.

     
  • gadisayu18 1:17 pm on July 23, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , , me,

    2 more days, and there’s two big things to comeee..i can’t wait..

     
    • mjindhar 7:56 pm on Juli 23, 2009 Permalink | Balas

      all the bestest for it!
      lay out nya ikut” nih hahhahahah! tapi asik yeee, ga ribet.

    • mjindhar 8:16 pm on Juli 23, 2009 Permalink | Balas

      test test. gw tadi coba “balas” post lo yg ini tapi kenapa ga keliatan ya? ap harus lewat approval dari lo dulu Dis?

  • kadang yang ditunggu tunggu datang terlambat, yang tidak ditunggu datang terlalu cepat. 

    gadisayu18 12:52 pm on July 23, 2009 Permalink | Balas
    Tag: aku, , ibu, pipis, rumah sakit, sakit, suntik, tes darah

    Sama sekali bukan tentang cinta, bukan pula berhubungan dengan maut, jodoh, rejeki dan lain sebagainya.
    Itentang saya, yang mau di test urine perihal penyakit perut yang diduga ada hubungannya dengan thypus maupun penyakit aneh yang mungkin saja saya idap.

    Pertama dokter cuma bilang, “ya Gadis silahkan diperiksa dulu darahnya”. Tidak lama kemudian saya dipanggil ke ruang dokter itu lagi “gadis sekalian aja test urine ya”.

    “darn! padahal baru aja gwe pipis tadi dirumah” (kata saya dalam hati).

    Bener aja, sampai setengah jam saya bolak-balik, ke kamar mandi sambil bawa toples kerupuk hahaha engga deng! sambil bawa wadah kecil segede tempat obat. tetep aja si pipis itu ga nongol-nongol juga. sampai akhirnya ibu saya beli segalon air mineral dan mengharapkan saya menghabiskannya dengan satu tegukan, hahahahaha ini ibu apa tengku Fakhry siih?

    Jeng Jeng Jeng, akhirnya dengan usaha keras, saya berhasil!!!! meskipun mbak-mbak tukang periksa hasil labnya geleng-geleng manggut-manggut kaya boneka anjing yang djual di lampu merah.

    Saya heran, kenapa giliran saya ga butuh air seni diperiksa, dia dengan seenaknya menggelitik perut dan kalo keinginannya ga dikabulkan dia bisa seenaknya mendobrak keluar dan bikin saya kuyup kebasahan sekaligus maluuu udah gede ko ngompooolll? *saya susah banget nahan pipis apalagi kalo udah di depan rumah (pintu pager) dan orang rumah belom bukain pintu, entah kenapa pasti otomatis kaya pake remote, saya kebeleet pipis…

     
    • Eka Situmorang-Sir 10:48 am on Agustus 5, 2009 Permalink | Balas

      Jadi… hasilnya gimana?
      sakit apa?

      btw ganti template ya?

      • gadisayu18 3:59 pm on September 18, 2009 Permalink | Balas

        mba..hasilnya ternyata saya cuma kena maagh akut alias asam lambungnya tingi, thank u for asking..

  • yeah is always been you mommy 

    gadisayu18 11:13 am on May 21, 2009 Permalink | Balas
    Tag: ,

    pagi-pagi nyawa belum terkumpul sama sekali, dering hp membangunkan si sleeping beauty =P.
    ternyata ibuku. seperti biasa beliau tak elaknya weker yang setia membangunkan aku (ritual bunyinya sekitar jam 8 sampai 9 pagi, tapi beliau selalu saja menuntutku untuk berusaha bangun lebih pagi lagi. “anak wedhok ga ilok ndo’ tangi awan” red : anak perempuan gak pantes, bangun siang)

    assalamualaikum ndok, ibu tadi jatuh dari kursi pas mau ngukur jendela kamar mu yang mau dipasang gorden” suara ibu langsung membuat nyawa ku bergegas kumpul. (ibu sering sekali cedera kaki, karena silindris yang akut, ibu sering terjatuh dan menabrak benda-benda di hadapannya) “tadi malam sudah dibawa ke dokter, tapi sampe sekarang malah bengkak kakinya” tambahnya. “yaampun bu, ko bisa sih? lagian kenapa ga tukangnya aja yang ngukur” tanya ku. “alah engga, wong mau langsung tak belikan kain di rawamngun situ lho” seperti biasa ibuku membela diri. “yaudah ibu istirahata aja di kamar, gausah kemana mana dan ngapa-ngapain!” perintah ku. “lhoo ndok ibu harus ngantar produk, ke tempat costumer” lagi-lagi ibuku berusaha meyakinkanku. “udah deeeh suruh aja hermin (asisten ibuku) naik taksi antarin nya!” (aku sudah berkali-kali bilang bahwa ibuku sudah waktunya memperkerjakan supir, untuk antar-antar barang. Tapi memang ibuku selalu ingin semua beres di tangannya sendiri, kayaknya sifat itu menurun kepadaku sekarang =P).

    Akhirnya ibuku nyerah juga, “yaudah ibu tak bobo-an di kamar, biar hermin aja yang pergi. jangan kepikiran ya ndok besok kan ujian to?” memang selalu begitu, se-mengkhawatikan apapun keadaanya beliau tak pernah ingin aku khawatir. ” iya bu, tinggal satu besok ujiannya doain ya, ibu telpon-telpon ya” ujar ku. “iya nanti ibu telpon lagi ndok, ohiya kamarmu sudah di cat warnanya bagus ndok, wangi lho catnya”

    that’s my mom, the one who always been in the first place to make me happy and serene.
    love you ibu onny with all my heart..i’m gonna be home soon mom,and keep you save from every injure
    (More …)

     
    • mas stein 6:55 am on Mei 22, 2009 Permalink | Balas

      kadang orang tua suka ndak nyadar umur, penegennya tetep beraktifitas seperti masa jayanya dulu. dari segi semangat sih bagus tapi ada baiknya diingatkan bahwa beliau sudah sukses, jadi ndak ada salahnya menikmati kesuksesan :smile:

      • gadisayu18 8:01 am on Mei 22, 2009 Permalink | Balas

        ibu saya itu terlampau mandiri, dari kecil sudah bisa apa2 sendiri sampai pekerjaannya sekarang saja semua hasil tangan sendiri (ibu saya usaha handycraft). tapi ya memang tugas anak salah satunya itu, mengingatkan orang tua yang kadang lupa umur. thx mas

    • Eka Situmorang-Sir 10:32 am on Mei 29, 2009 Permalink | Balas

      Ur mom is pretty ! :)
      semoga sehat selalu ya

    • Mas Adien 1:21 pm on Juli 7, 2009 Permalink | Balas

      saat mendampingi istri yang sedang berjuang melawan maut sewaktu melahirkan anakku…pikiranku langsung inget ke ibu…bgn dulu perjuangannya melahirkan aku

  • don’t let your man step in to your kitchen 

    gadisayu18 10:07 am on May 20, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , dapur, , , masak,

    Tulisan ini bukan suatu pembenaran atau pembedaan gender, tulisan ini hanya berdasarkan hal yang saya alami hal yang jenaka untuk dibagi..

    Masak-memasak, banyak lelaki yang begitu mahir tapi tidak dengan lelaki yang satu ini, keahliannya hanya memasak mie goreng, dan telur dadar (telur dadar yang lain dari biasanya, telur dadar cinta haahaha). Lelaki ini ga pernah betah di dapur, awal-awal saya kenal dia saya berusaha secara persuasive untuk membuat dia suka alias betah di dapur dan tak hanya itu saya juga ingin dia bisa memasak satu jenis masakan saja, satuuu saja.

    Ternyata mengajar memasak ga sekedar seperti mengajar bernyanyi (memasak terbukti lebih sulit, meskipun keduanya memang harus pake hati. Tapi sudah sangat jelas dia lebih suka karaoke dari pada memasak walaupun hanya goreng tempe). Setidaknya usaha saya sedikit berhasil tadinya dia selalu memasak dengan api yang sangat besar, dan selalu bingung mengapa nugget, sosis dan kornet menu sahurnya selalu terasa matang diluar dan hambar didalamnya. (dia memasak hanya pada saat bulan puasa). Kini ia sudah bisa mennetukan kapan harus mengecilkan dan membesarkan api.

    Ketika kami berdua di dapur (dia selalu dengan senang hati ingin ikut membantu, tapi nyatanya saya lebih baik disuruh masak sambil jalan jongkok bolak-balik hahahaha) laki-laki ini begitu ingin mengocok telur dadar, membubuhi garam, dan menuangkannya ke dalam wajan. Tapi hasilnya tangannya yang kelu tak kuasa membalik telur dadar, disertai kebingungan yang berkepanjangan “kenapa semuanya ngumpul ditengah?” (itu karena dia tidak mengoyan wajannya secara merata jadi telur itu tidak memenuhi wajan melainkan ngumpul ditengah). “sini-sini aku bantu” ujar saya sambil gemas takut dadarnya gosong (itu 2 telur terakhir untuk minggu ini), “engga-engga aku bisa koo” padahal tampangnya masih bimbang dan dahinya mulai berkeringat. Akhirnya dengan pergulatan hebat (berlebihan mode: ON) saya berhasil mengambil alih dadar dan wajan, dadar pun TERSELAMATKAN!

    Menu kedua adalah dada ayam bumbu tepung. Dia ribut-ribut sambil mengacungkan jari agar saya memperbolehkannya melumuri dada ayam itu dengan kocokan telur dan tentu saja tepungnya, yang terjadi malah hidungnya yang sensitive bersin-bersin (tapi saya salut, lelaki ini tetap tegar dan menyelesaikan tugas tepung-menepungnya hingga rampung) tapi tunggu dulu, laki-laki ini mulai ngotot lagi bahwa ayamnya sudah matang dan siap diangkut.  Alhasil tepung dan ayam yang dikira sudah matang itu tidak kriuk-kriuk, tepungnya tidak mau kompromi dengan ayam, si tepung lepas-lepas dari si ayam (api kompor kurang besar)

    Beberapa kali saya memasak dan kemudian makan bersama, akhirnya laki-laki ini mundur perlahan dari dapur saya. Dia mulai merasa bukan disitu tempatnya, dan saya pun mulai sadar bahwa tidak perlu memaksakan laki-laki untuk suka dan betah di dapur. Karena memang ada laki-laki yang sama sekali tidak bisa memegang spatula dengan benar, menuangkan cukup minyak, membalikkan telor dadar, memotong bawang-bawang, dll.

    Sekarang saya begitu senang dan sangat senang dengan hanya melihat laki-laki saya ini makan dengan lahapnya dan menikmati betul masakan-masakan saya tanpa harus melibatkan dirinya di dapur, meskipun terkadang dia masih sering berdiri di sebelah saya hanya untuk memandangi dan memperhatikan apa yang saya lakukan dan kemudian berucap “semangat ya! makasih udah mau masakin aku” dan ucapan penutup setelah makan adalah “hmm kenyang, enak bebe” (sambil bersandar, menebar senyum dan lesung pipitnya)begini cara makannya

     
    • Eka Situmorang-Sir 12:12 am on Mei 21, 2009 Permalink | Balas

      Allow.. Allow kemana aja nich, lama gak muncul.
      Btw soal dapur, memaaaang para pria itu cuma ngerecokin aza !
      ngotot mo belajar (dikiranya ini seperti ngurusin mobilnya) pdhl beda jauuuuh. Hahaha. when i cook, definitely i,ll do it solo. Kalo ada yg mo bantu, gue cuma bilang, “hei,hei, mau menginvasi kedaulatan negara ya”
      Heran tapi koq ada ya cowok2 yg bisa masak itu, rahasianya apa? Heeem. :D
      Anw welcome back, sering2 posting :)

      • gadisayu18 8:02 am on Mei 22, 2009 Permalink | Balas

        hahaha bener sekali mbak, mereka kadang punya inisiatif (itu bagus) tapi sebaiknya simpan saja inisiatifnya ke bidang lain..hehehee thx mbak eka

    • mas stein 6:53 am on Mei 22, 2009 Permalink | Balas

      istri saya lumayan bisa masak setelah merit, tapi berhubung sekarang suka mual kalo bau masakan jadi saya terbiasa bangun pagi langsung ke dapur, masak sendiri buat sarapan :smile:

  • gadisayu18 3:30 pm on April 23, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , rindu

    Bunda jangan bersedih, aku tak pulang hari ini

    Bunda..akhir mei sebentar lagi, pelukku akan kerap menghampiri

    Bunda bersabar sedikit, minggu depan aku datang dan tetap sipit

    Bunda lupakan sejenak sakit nya..aku disini berdoa agar Allah menjaga Bunda selamanya..

    Bunda..Bunda..Bunda…rindu senandung mu sebelum ku pergi tidur

     
    • ekaria27 3:10 am on April 24, 2009 Permalink | Balas

      Semoga bundanya cepat sembuh…
      Kalo kangen gitu… mungkin nanti pas udh ketemu sang Bunda diminta bernyanyi and direkam agar bisa dikenang selalu..

    • grubik 8:58 am on April 24, 2009 Permalink | Balas

      Salam buat bunda…
      Akhir mei sebulan lagi

    • gadisayu18 9:12 am on April 24, 2009 Permalink | Balas

      ide yang bagus mba eka..terimss..

    • mas stein 1:59 am on April 25, 2009 Permalink | Balas

      jadi kangen simbok, sudah lama ndak pulang :sad:

    • kinit 4:47 am on Mei 6, 2009 Permalink | Balas

      aku juga mw mbwt mamaku senang..
      du, susah ya tnyata rasanya..

  • Fenomena Blackberry 

    gadisayu18 1:32 pm on April 23, 2009 Permalink | Balas
    Tag: , , , gadget, teknologi, telekomunikasi,

    Tulisan ini diilhami oleh statement teman saya yang memberikan tag line untuk gadget Blackberry(BB) menjauhkan yang dekat mendekatkan yang jauh. Tanpa pikir panjang saya langsung ngakak sambil berpikir (ngakak dan berpikir itu susah loh). Lucu sih tapi ya memang faktanya demikian, orang yang “dikuasai” BB pasti sibuk dengan BB-nya entah chatting, entah facebookan, entah ga ngapa2in tapi emang pengen ngotak-ngatik aja, entah buka email dan entah-entah yang lain (biasanya kegiatan antah berantah itu disebut AUTIS)

    Ada teman saya yang kalo sudah sibuk dengan BB nya, ia tidak perduli dengan obrolan sekitar maupun keadaan sekitar meskipun pada saat itu juga Geng kami sedang asik bergosip, asik ngobrol dari yang penting sampai yang ga penting hingga ga penting sama sekali. Teman saya itu merasa dimudahkan dengan kehadiran BB karena pada saat itu statusnya dengan pacarnya adalah LDR (long distance Relationshit hahahaha). Walhasil setiap harinya ia sibuk ber chit-chat ria dengan pacar tersayang nun jauh di benua Australia. Ternyata joke teman saya terbukti “menjauhkan yang dekat, mendekatkan yang jauh”.

    Baru-baru ini ada seorang gadis yang meninggal dunia akibat kecelakaan, disinyalir akibatnya adalah pada saat mengendarai mobilnya ia juga sibuk ber BBM-an (Blakberry messenger) dengan temannya. Berita ini disebar ke berbagai media internet (facebook salah satunya), sesama pengguna BB, bahkan sampai masuk koran. Saya tidak mengenal gadis ini, namun ternyata dia termasuk salah satu mahasiswi yang cukup terkenal di kampusnya. Sosoknya baik, menyenangkan,dll itu yang saya lihat di internet. Bahkan pada saat saya membuka youtube ada 2 video yang menayangkan slide-slide fotonya yang berjudul in memoriam jade dan remembering jade, nama gadis itu jade.

    Kemudian ada senior di kampus saya yang saya kenal hanya sebatas persenyuman saja (kalo berpapasan senyum-senyuman saja tapi belum tentu saling tahu nama atau angkatan satu sama lain). Senior saya itu berteman dengan saya di facebook dan tiap kali dia pergi ke suatu tempat, pasti statusnya berubah. Contoh : “Aseeeeekkk lagi get high di ….”, “lagi makan mie yamin di ….., dingin-dingin gini brrrr”, “lagi luluran di ….. enak banget”. Tidak hanya itu, sesaat statusnya diubah foto kegiatan yang tersirat di statusnya pun di upload.

    Ada lagi teman kampus saya, yang sedari munculnya wabah BB muncul ia sibuk pilah-pilih BB mana yang cocok dengan dirinya (kaya nyari pacar aja hahahaha) Pada akhirnya, baru-baru ini BB nya bisa terwujud. Tapi muncul statement dari dirinya, begini katanya : “ah pake BB ternyata ga enak”, “facebooknya layarnya kecil, enakkan pake komputer di rumah” kemudian saya dan penumpang angkot lainnya hanya menghela napas.

    Wabah demam BB juga menyerang pakde saya, (rupanya wabah BB tak pandang umur). Pada saat saya sowan (red:berkunjung) ke rumahnya pakde saya tak lagi banyak bicara, biasanya beliau yang paling bawel jika bertemu dengan ponakannya yang satu ini, candaan-candaan hanya sedikit yang dilontarkan pokonya pakde saya tak seperhatian dulu deh. Beliau lebih perhatian sama BB Bold yang masih gress itu. Kemudian saat saya pamit pulang pakde saya yang biasanya memberikan nasehat atau wejangan,kali ini tidak lagi. “kamu beli BB enak kan kita nanti bisa ngobrol BBM dan PING-PING an” ujarnya sambil masih sibuk memandangi BB nya. Saya dan ibu saya hanya geleng-geleng kepala.

    Di restoran yang cukup terkenal di Bandung, saya dan Z yang ngidam sop buntut saat itu. Sambil menunggu makanan datang, kami melakukan ritual kami yaitu foto-foto menggunakan digicam. Hari itu pengunjung yang datang cukup ramai, terdengar gelak tawa dimana-mana dan riuh rendah suara pengunjung. Namun tidak dengan meja di samping meja kami. Disitu ada tiga orang yang sudah berumur kira-kira kepala empat atau lebih, mereka sama sekali tidak saling berinteraksi. Mereka sibuk dengan BB nya masing-masing hingga makanannya tiba, mungkin kegiatan itu berlangsung sampai makanan mereka dingin atau bahkan sampai pada saat kami berdua mau pulang.

    Tidak hanya itu saja, di salah satu butik di sebuah mall, saya yang saat itu sedang berburu pakaian bersama ibu saya (maklum lagi musim sale hehe) sempat heran dengan dua pasang mba-mba dan mas-mas setengah baya. Pasangan itu berdiri di depan sebuah kaca dan saling berhadapan, di tangan kiri mba-mba itu memegang setumpuk baju dan ditangan kanannya tak lain dan tak bukan hanya BB seorang, di tangan kiri mas-mas itu menenteng kantung belanja dan jempol tangan kanannya sibuk kesana kemari menjelajahi keyboard BB nya. Kegiata tersebut mereka lakukan dari muai saya dan ibu saya mencoba pakaian sampai dengan kami berdua terengah-engah karena merasa terlalu banyak mencoba namun tidak membeli satu pun dan kami pun keluar dari butik tersebut.

    Di satu sisi dunia teknologi boleh saja selalu meningkatkan produk-produknya (bahkan harus), namun apabila konsumennya belum bisa me-manage penggunaan dari suatu produk tentu saja hal tersebut akan menimbulkan dampak yang merugikan. BB sama sekali tidak buruk, justru mempermudah penggunanya terutama dalam bertelekomunikasi  maupun berbisnis. Namun konsekuensinya terkadang tidak disadari oleh penggunanya, penggunanya sering lupa esensi dari telekomunikasi itu sendiri, dengan komunikasi silaturahmi terjaga tapi ada dua yang sering terlupa yaitu etika bertelekomunikasi dan berinteraksi.

    Dengan kemudahan komunikasi jarak jauh, orang yang benar-benar dekat (satu tempat) malah teracuhkan, yang tadinya mungkin telah merancang pertemuan temu kangen malah ujung-ujungnya sibuk sendiri atau autis dengan BB-nya. Esensi pertemuan atau temu kangen itu sendiri tidak tercapai. Hal-hal yang sepele atau hal-hal kecil misalnya jika kita bertemu seseoang dan berkomunikasi langsung dua arah, akan lebih menghormati jika berbicara dengan lawan bicara apabila saling bertemu pandang dan mendengarkan dengan seksama. Pengguna BB lebih sering berbincang bincang tidak lagi saling berpandangan, tapi saling memandang BB nya. Bahkan yang tidak punya BB misalnya, berbicara sambil memandang lawan bicaranya yang punya BB, namun yang punya BB akan selalu sibuk dengan BB-nya.

    Terlepas dari lika-liku kegunaan BB, beberapa waktu yang lalu saya ngobrol lewat chat bersama dengan sepupu saya yang baru kelas enam SD. Ditengah obrolan tiba-tiba dia bertanya, “mba hpnya apa? BB ya?”. Saya menjawab “bukan ko, aku pake sony ericsson tapi gatau type yang apa”. “hahahahaha” sepupu saya tertawa, “aku bilang BB tuh ya cocoknya dipake sama businessman, ya kan mba?”. Kemudian saya yang tertawa sekarang “hahahahaha” “kenapa gitu?” tanya saya. “Engga aku cuma ga suka aja ama temen-temen aku yang pada pake BB, mereka bahkan gatau gimana caranya push e-mail, mereka cuma pake BB biar bisa gampang update facebook” ujarnya panjang lebar. “bahkan ada yang udah dua kali ganti BB, sekarang dia pake javeline, and everybody adores her BB!” tambahnya lagi. kemudian saya bertanya “ini kamu atau bunda sih? you sounds so much like bunda,hahahaha”. “ini aku kaliiiiii”, “tapi bener loh mba temen-temenku tuh sekarang kerjaannya jago-jagoan gadget padahal kita kan masih anak keciiillll” saya bisa membayangkan wajahnya ketika dia berbicara panjang lebar seperti ini. “yaudah makanya mulai dari sekarang kamu jago-jagoan nilai aja, daripada punya BB tapi ga dapet rangking,ya kan?” kataku, sambil masih mereka-reka apakah benar ini yang ada di dalam pikiran seorang anak kelas 6 sd?

    Sejujurnya saya belum menemukan kegunaan utama dari memiliki BB, selain bisa push email dan mendekatkan yang jauh. Karena saya memang lebih nyaman melakukan browsing, facebooking, chating menggunakan laptop saya yang ketika dinyalakan selalu berbunyi seperti orang meraung-raung ini. Entah mungkin suatu saat nanti saya tertarik, tapi untuk saat ini saya belum siap untuk jadi autis dan masih ingin berkomunikasi dan berbincang dengan cara kuno. Berjabat tangan, mendengarkan dan menatap kedua mata lawan bicara saya tanpa diganggu bunyi-bunyian yang berasal dari BB hihihi.

     
    • Bebe 2:14 pm on April 23, 2009 Permalink | Balas

      wah.. emang gitu org pake BB, bokap2 aja smp bisa loh kena efeknya, contohnya nih papa aku..jarang2nya aja melek teknologi apalagi buat per-HP-an, eh pas nyoba blackberry lgsg tiap masuk kamarnya pasti lagi senderan di tmpt tidur sambil ngulik BB, TV ttp dinyalain tapi kayanya udah ga diperhatiin lagi tuh TV, poor TV ^^’

      • gadisayu18 9:17 am on April 24, 2009 Permalink | Balas

        anaknya masih tetep diperhatiin kaaannn? kalo lagi ga ngapa2in sih gpp..tapi kalo lagi ngobrol kan senep juga dianggurin ya bebe yaaaa..toss dulu dong sama2 ga pake BB.hahaha

    • Getty 3:57 pm on April 23, 2009 Permalink | Balas

      hmmm..gak juga loh dis…kl udah kelamaan juga gak dipegang2..kl lo beli pasti gak nyesel..drpd beli hp nokia yg gak bisa apa2..tp harganya segituan juga…coba dulu dan rasakan..hehehe

      • gadisayu18 4:04 pm on April 23, 2009 Permalink | Balas

        itu dia get, gwe sadar akan kapasitas ketergantungan gwe terhadap barang..hahaha jadi lebih baik ga beli drpd ketagihan… =P
        tapi emang buat profesi2 tertentu BB tuh guna bgt…memang blackberry yang fenomenal!

    • islamarket.net 11:00 pm on April 23, 2009 Permalink | Balas

      bagi yang sudah bosan dengan blackberry, selakan berikan kepada saya. hehehe…

    • mas stein 8:48 am on April 24, 2009 Permalink | Balas

      saya masih ndak mudheng BB ini, nunggu ada temen yang beli biar bisa nyoba-nyoba :lol:
      *ndeso*

    • kinit 4:16 am on Mei 6, 2009 Permalink | Balas

      gadis, gw br baca blognya ni..huahaha, makin giat ya nulisnya..wakaka..
      gw msh skripsi2 aja ni, pas td lo sapa d ym..gw jg msh aja ngerjain..huahaha.. *gw lemoot bgt ya

      btw..ttg bb..hehehe, kl pny duit gw mgkn bakal beli jg.
      tp tenang aja, kl gw yg make ga akan jd autis apalagi smp kcelakaan, krn ga bwt gw kotak-katik ko..cukup gw pegang aja kmana pun gw pergi..hahaha, kan fungsi bb gw *kl punya* bwt gaya (stidaknya kliatan gaya..hahaha) aja..jd dpegangin aja terus..
      : D

    • jerzz 1:21 pm on Juli 22, 2009 Permalink | Balas

c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
balas
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
esc
batal